Peranan Para Wali Agung
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Alhamdulillahi rabbil alamin asholatuwassalam ala asrofil ambiya i warmursalin wa ala alihi washohbihi ajmain.
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dimana hari ini saya bisa memposting tentang peranan wali-waliNya,dan semoga Allah mengampuni bila ada kesalahan dalam saya memposting.Shalawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Shollallahu Alaihi Wa Sallam
dimana dengan tugasnya beliau mengemban sebagai penyempurna akhlak manusia,dan juga pembawa berita baik dan buruk.Juga,Rahmat Allah semoga tetap terlimpahkan kepada para Anbiya ,para Auliya,para Arifin,orang-orang muslimin dan muslimat,dan juga para malaikat Allah.Saya berharap dengan shalawat kepada Rasulullah SAW,saya diampuni oleh Allah bila ada kesalahan dalam menulis postingan saya.
Demikian saja sambutan dari penulis.Semoga yang membaca mendapatkan barokah,dan juga manfaat dari apa saja yang saya tulis,sehingga bertambahlah taqwa kita kepada Allah SWT.Amin ya robbal alamin.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Bismillahirrahmaanirrahim.
Postingan saya ini berdasarkan kitab "manaqib 50 wali agung" yang ditulis oleh shohibul fadhilah al mukarrom kyai Ahmad Shiddiq Jembar dan Gus Mik/kyai Hamim Jazuli,Rahmat Allah semoga tetap terlimpahkan kepada mereka.
Sabda panutan kita wali qutub agung Imamul Muhaqqiqin Syaikh Abdul Wahhab asy Sya'roniy yang setiap malamnya beliau mengitari jagad raya ini di segala penjuru tempat mana saja oleh beliau diperiksa dan dikontrol,setelah cukup menerangkan semua akhlaknya sendiri dalam kitabnya Minan Kubro "Semua yang sudah saya sebut dibanding dengan yang belum hanya bagaikan setetesnya air laut.Semua akhlaknya para murid hanya sepercikan akhlaknya para 'Arifin.Semua akhlaknya para 'Arifin hanya sepercikan air laut akhlaknya para 'Anbiya' Wal Mursalin
Sabdanya Wali qutub ghouts Imam Ibnul 'Aroby dalam kitabnya Futuhaatul Makkiyah beliau menerangkan yang ringkasanya sbb : Allah SWT,mempuyai orang-orang yang khusus dan menjadi pilihan-Nya diantara para hambanya semua dari sejak kakeh Adam As.Ila yaumil qiyamah selalu ada.Yaitu orang-orang yang mempunyai pangkat Rasul,nabi,Wali dan iman,yang tertinggi adalah pangkat Rasul.
Para beliau-beliau itulah sebagai qutub/sentral,pimpinan dan paku-paku Allah yang digunakan untuk memelihara alam dunia ini.Agama ibarat rumah,empat pangkat tadi adalah ibaratnya empat pojok.Setelah beliau Nabi SAW,wafat.Agama dan syari'at tidak terganti lagi dan tidak akan ada Rasul lagi,untuk menetapi dan meneruskan syari'at Nabi kita,sebagai keramat tingkat empat.Yaitu nabi Idris As.yang berada di langit tingkat empat.Semua langit tujuh itu masih termasuk dalam ruang lingkupnya alam dunia.Dan Nabi Ilyas,nabi 'Isa dan Nabi Khodir As.Nabi empat inilah sebagai autad (paku bumi) yang 2 sebagai Imamnya yang satu sebagai qutubnya.Qutub itu sebagai pusat jurusan incara Allah melihat alam dunia.Para Auliaya' pada zamanya masing-masing adalah berfungsi bagaikan kenabian pada zamanya.Para Auliaya' itu banyak sekali tingkat-tingkatanya dan masing-masing mempunyai nama gelar tersendiri.Ada yang bilanganya terbatas dan ada yang tidak terbatas banyak sekali.Adapun yang terbatas hitunganya sbb :
1.Wali Qutub setiap zamanya hanya satu orang, ini juga bernama Wali Ghouts (pusat pertolongan) adalah yang menjadi gusti (pimpinan) semua manusia pada zamanya.Para wali qutub ini pemerintahanya ada yang full lahir batin dan ada yang hanya batinya saja.Yang full memerintah lahir batin adalah kholifah Abu Bakar,'Umar,'Utsman,Ali,Hasan,Mu'awiyah dan raja 'Umar bin 'Abdul 'Aziz.Yang banyak hanya memerintah bidang batin saja seperti wali qutub Imam Abu Yazid al Basthomi Ra.
2.Wali Imam /Aimmah setiap zaman hanya dua orang dan berkedudukan menggantikan wali qutub sewaktu wafat
3.Wali Autad (paku jagad) setiap zamnaya hanya ada 4 orang.
4.Wali Abdal ada 7 orang,ada yang mengatakan 40 orang.Nama abdal (artinya ganti) karena apabila wali ini sedang berpergian meninggalkan ganti dirinya dengan banyangan ruhani yang kelihatan persis dengan orangnya.Siapa orangnya yang menjadi wali badal ada 4 yaitu : lapar,berjaga,diam,dan menjauhkan diri.Dan selanjutnya.Banyak hadits-hadits yang menerangkan jumlah bilangan Wali Allah seperti dalam kitab Fatawal Hadiitsiniyyah libni Hajar.Semua itu selalu ada di bumi ini,kalau ada yang meninggal lalu ada yang menggantikanya.Dan sebab para 'Auliya itulah Allah SWT.Menetapkan bumi,menolak bilahi petaka,menolong ummat dari musuh,memberi hujan dan seterusnya.
Alhamdulillahirabbilalamain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar